30 Jan 2026 / Product Knowledge

Versi Ekonomis! Camp SR3 pake Shimano? Bahas Tuntas Roadbike Camp SR3 SI!

Camp kembali menunjukkan konsistensinya dalam menghadirkan inovasi di segmen road bike. Kali ini, Camp merilis Camp SR3 versi ekonomis yang sudah menggunakan komponen Shimano, dan yang paling menarik, diproduksi secara khusus untuk pasar Indonesia.

Setelah sebelumnya sukses melalui Camp SR3D, Camp melanjutkan langkahnya dengan menghadirkan Camp SR3 SI. Nama SI sendiri merupakan singkatan dari Special Edition for Indonesia, yang menegaskan bahwa seri ini dirancang dengan pendekatan yang lebih lokal. Salah satu ciri paling menonjol adalah penggunaan desain batik pada frame, yang bukan sekadar elemen visual, tetapi juga membawa identitas budaya Indonesia ke dalam sebuah road bike modern. Sentuhan ini memberikan karakter yang khas dan menjadi pembeda jelas dibandingkan seri SR lainnya.

Meski demikian, Camp SR3 SI tidak hanya mengandalkan tampilan. Walaupun sama-sama membawa nama SR, seri ini hadir dengan sejumlah penyesuaian yang membuatnya berdiri sebagai varian tersendiri dibandingkan pendahulunya. Perbedaan inilah yang kemudian memunculkan rasa penasaran: apa saja yang berubah, dan fitur apa yang tetap dipertahankan?

Untuk menjawabnya, pembahasan akan dimulai dari bagian paling krusial pada sebuah road bike, yaitu frame. Dari sinilah karakter, kenyamanan, dan performa sepeda dibentuk, sebelum berlanjut ke pembahasan komponen lainnya.

Camp SR3 SI: Spesifikasi

Dalam sebuah road bike, frame menjadi fondasi utama yang menentukan karakter berkendara. Meski drivetrain dan wheelset dapat di-upgrade, rasa berkendara dan DNA performa lahir dari frame itu sendiri. Karena itu, Camp SR3 SI menempatkan frame sebagai fokus utama pengembangannya.

Camp SR3 SI menggunakan frame alloy UCI Approved, memastikan desain geometri, kekuatan, dan konstruksinya memenuhi standar balap internasional. Hal ini menegaskan bahwa SR3 SI bukan sekadar mengandalkan tampilan, tetapi juga dirancang dengan orientasi performa yang jelas.

Dari sisi visual, frame ini tampil clean berkat Invisible Welding Technology, dengan sambungan las yang halus hingga sekilas menyerupai frame carbon. Identitasnya semakin kuat melalui decal motif batik khas Indonesia sebagai penanda Special Edition for Indonesia, yang diaplikasikan pada area seatpost dan tulisan “CAMP” di downtube.

Secara desain, Camp SR3 SI sudah mengusung full internal cable routing yang terintegrasi dengan handlebar full integrated, membuat area cockpit terlihat rapi dan modern, sekaligus membantu aliran udara yang lebih efisien. Dukungan sistem Thru Axle juga meningkatkan kekakuan roda, handling yang lebih presisi, serta stabilitas saat akselerasi maupun cornering.

Sebagai pelengkap, Camp SR3 SI hadir dengan 6 pilihan warna serta beberapa opsi ukuran frame, memudahkan pengguna memilih size yang sesuai dengan tinggi badan demi mendapatkan posisi berkendara yang ideal dan nyaman untuk penggunaan jangka panjang.

Setelah membahas frame sebagai fondasi utama, aspek berikutnya yang tak kalah penting adalah fork, karena komponen ini berperan besar dalam menentukan karakter handling dan kenyamanan berkendara.

Camp SR3 SI dilengkapi fork carbon pipih yang sudah bersertifikat UCI, selaras dengan standar frame-nya. Penggunaan fork karbon membuat handling terasa lebih ringan dengan respons setir yang lebih cepat, sehingga sepeda lebih mudah dikontrol saat bermanuver. Selain itu, karakter material karbon mampu meredam vibrasi dari permukaan jalan, membuat getaran ke tangan jauh lebih minim saat melewati aspal kasar. Hasilnya, gowesan terasa lebih nyaman dan tangan tidak cepat pegal, terutama untuk penggunaan jarak menengah hingga panjang.

Setelah membahas peran fork dalam menunjang handling dan kenyamanan, Camp SR3 SI melanjutkan fokusnya ke sektor drivetrain, yang menjadi penentu efisiensi kayuhan dan kemudahan kontrol saat berkendara.

Camp SR3 SI menggunakan brifter Sensah Ignite HRD 2×9 speed, di mana HRD merupakan seri khusus Sensah untuk road bike yang sudah mendukung sistem rem hidrolik. Kombinasi fungsi shifting dan pengereman hidrolik ini menghasilkan kontrol rem yang lebih halus, konsisten, dan nyaman, baik untuk pemakaian harian maupun gowes jarak jauh.

Sistem ini dipadukan dengan FD dan RD Shimano Sora, yang dikenal awet, presisi, serta mudah dalam hal penyetelan. Perpindahan gigi terasa halus dan rapi, dengan performa yang stabil meskipun digunakan secara rutin.

Konfigurasi 2×9 speed dengan chainring 50–34T dan cassette 11–28T menghadirkan rasio gear yang seimbang. Setup ini nyaman untuk menjaga kecepatan di jalan datar, tetap efisien untuk penggunaan harian, dan masih ramah saat menghadapi tanjakan ringan hingga menengah. Secara keseluruhan, kombinasi drivetrain ini cocok untuk latihan rutin, long ride, hingga pemakaian jangka panjang dengan perawatan yang relatif simpel.

Camp SR3 SI juga dibekali BB Hollowtech yang berfokus pada efisiensi kayuhan. Dengan poros berdiameter lebih besar dan konstruksi yang kaku, putaran crank terasa lebih ringan dan stabil. Hasilnya, transfer tenaga lebih optimal, akselerasi responsif, dan performa tetap konsisten saat gowes jarak menengah hingga panjang.

Masuk pengereman, Camp SR3 SI sudah menggunakan Hydraulic Disc Brake di depan dan belakang. Sistem ini menawarkan daya cengkeram yang konsisten dengan tekanan tuas yang ringan, namun respons cepat dan stabil. Karakter pengereman seperti ini sangat mendukung pemakaian harian, terutama saat turunan panjang atau kondisi stop-and-go.

Brake pad-nya juga dilengkapi sirip pendingin, yang membantu pelepasan panas agar suhu rem tetap stabil. Dengan manajemen panas yang lebih baik, performa pengereman tetap pakem meskipun digunakan berulang kali.

Beranjak ke bagian roda, Camp SR3 SI sudah mengadopsi wheelset dengan sistem Thru Axle pada hub dan freehub. Sistem ini meningkatkan kekakuan dan presisi handling, membuat roda terpasang lebih solid dan tetap stabil di berbagai kondisi jalan. Untuk penggunaan harian hingga long ride, Thru Axle juga memberikan rasa aman karena roda minim geser dan tetap lurus.
Rim yang digunakan adalah double wall alloy, dengan struktur yang kuat dan tahan terhadap beban, sehingga lebih awet dan serbaguna. Dipadukan dengan ban Kenda 700 x 28C, sepeda ini menawarkan keseimbangan antara kecepatan, kenyamanan, dan traksi yang baik di jalan aspal.

Sebagai kesimpulan, perbedaan antara Camp SR3D dan Camp SR3 SI bukan soal mana yang lebih unggul, melainkan soal karakter dan kebutuhan pengguna. Camp SR3D dengan Sensah Empire Pro 2×12 speed menawarkan pendekatan yang lebih modern dengan range gigi lebih luas dan rasa balap yang agresif, cocok untuk rider yang ingin eksplor cadence dan performa maksimal.

Sementara itu, Camp SR3 SI dengan Shimano Sora 2×9 speed menonjolkan konsistensi, keawetan, dan kemudahan perawatan. Meski jumlah giginya lebih sedikit, sistem ini justru lebih simpel, stabil, dan sangat ideal untuk pemakaian jangka panjang.

Pada akhirnya, pilihan kembali ke gaya gowes masing-masing: lebih sporty dan agresif, atau praktis, awet, dan minim ribet.