{"id":55210,"date":"2021-03-08T10:29:11","date_gmt":"2021-03-08T03:29:11","guid":{"rendered":"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/?p=55210"},"modified":"2021-03-31T14:26:46","modified_gmt":"2021-03-31T07:26:46","slug":"perbedaan-rem-sepeda-v-brake-dan-u-brake","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/perbedaan-rem-sepeda-v-brake-dan-u-brake\/","title":{"rendered":"Perbedaan Rem Sepeda V-Brake Dan U-Brake"},"content":{"rendered":"\n<p>Sebelumnya pernah kami bahas mengenai <a href=\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/jenis-jenis-rem-sepeda\/\">jenis-jenis rem sepeda<\/a> nah kali ini kami akan membahas perbedaan rem sepeda <strong>V-Brake (rem V) dan U-Brake (rem U)<\/strong>. Berikut ini kami berikan penjelasan terlebih dahulu mengenai pengertian dari kedua rem sepeda ini.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rem V-Brake<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img srcset='https:\/\/cdn.serbasepeda.com\/blogs\/2021\/03\/V-Brake-300x166.png 300w, https:\/\/cdn.serbasepeda.com\/blogs\/2021\/03\/V-Brake.png 611w' sizes='(max-width: 611px) 100vw, 611px' loading=\"lazy\" width=\"611\" height=\"339\" src=\"https:\/\/cdn.serbasepeda.com\/blogs\/2021\/03\/V-Brake.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-55223\"\/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img srcset='https:\/\/cdn.serbasepeda.com\/blogs\/2021\/03\/rem-v-brake-shimano-300x225.jpg 300w, https:\/\/cdn.serbasepeda.com\/blogs\/2021\/03\/rem-v-brake-shimano.jpg 768w' sizes='(max-width: 768px) 100vw, 768px' loading=\"lazy\" width=\"768\" height=\"576\" src=\"https:\/\/cdn.serbasepeda.com\/blogs\/2021\/03\/rem-v-brake-shimano.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-55221\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Seperti dikutip laman <a href=\"http:\/\/sepeda.me\/\">Sepeda.me<\/a> V Brake merupakan jenis rem varian dari jenis rem<em> cantilever<\/em>. Jika mekanisme lengan rem <em>cantilever<\/em> ditarik dari atas, maka rem v brake ditarik dari samping. Secara penampakan, yang paling membedakan V brake, U brake dan cantilever adalah, pada V brake, lengan rem V brake cenderung lurus dan pajang, dan dibagian atasnya tersambung oleh quick release dan kabel rem. <\/p>\n\n\n\n<p>Dinamakan V-brake (rem V), karena ketika tuas rem ditekan, bagian kedua lengan rem tadi akan mendekat, dan membentuk kuruf \u201cV\u201d yang terbalik. U brake dan rem capiler mempunyai lengan yang melengkung dan saling bersinggungan di bagian atasnya, bentuknya seperti huruf \u201cU\u201d yang terbalik.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kelebihan dari Rem V<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul><li>Bantalan pada rem V dapat dengan mudah diganti dibandingkan dengan rem U.<\/li><li>Rem V mudah digunakan, dirawat, dan diganti.<\/li><li>Sangat mudah menemukan suku cadang rem V di pasaran.<\/li><li>Rem ini beratnya hanya 0,6 pon, membuatnya agak ringan. <\/li><li>Rem V menawarkan pengereman cepat jika terjadi keadaan darurat. <\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Kekurangan V Brake<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul><li>Mereka tidak cocok untuk pengereman di jalur berlumpur.<\/li><li>Rem dapat menyebabkan pelek aus seiring waktu.<\/li><li>Roadbike perlu memasang adaptor tambahan jika menggunakan rem V.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3><a href=\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/cara-mengatasi-rem-cakram-sepeda-yang-berisik\/\">Baca Juga &#8212; Cara Mengatasi Rem Sepeda Yang Berisik<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p><strong>Rem U-Brake<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img srcset='https:\/\/cdn.serbasepeda.com\/blogs\/2021\/03\/U-Brake-300x174.png 300w, https:\/\/cdn.serbasepeda.com\/blogs\/2021\/03\/U-Brake.png 602w' sizes='(max-width: 602px) 100vw, 602px' loading=\"lazy\" width=\"602\" height=\"349\" src=\"https:\/\/cdn.serbasepeda.com\/blogs\/2021\/03\/U-Brake.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-55224\"\/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img srcset='https:\/\/cdn.serbasepeda.com\/blogs\/2021\/03\/rem-u-brake-300x300.jpg 300w, https:\/\/cdn.serbasepeda.com\/blogs\/2021\/03\/rem-u-brake.jpg 700w' sizes='(max-width: 700px) 100vw, 700px' loading=\"lazy\" width=\"700\" height=\"700\" src=\"https:\/\/cdn.serbasepeda.com\/blogs\/2021\/03\/rem-u-brake.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-55222\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Rem U brake dan centilever menggunakan satu kabel tetapi memiliki cabang ke dua lengan (kiri-kanan), yang kalau sepeda di rem, kabel akan menarik kedua lengan bersamaan ke arah rim sepeda. Sedangkan ram V-brake hanya menggunakan satu kabel saja, tidak ada percabangan. <\/p>\n\n\n\n<p>Kabel masuk dan dikaitkan pada satu sisi lengan rem, dan kabel yang sama (inner cable) akan disambungkan ke lengan rem yang lain. Dengan mekanika khusus, ketika rem ditekan, kabel rem ini akan menarik kedua lengan ke arah dalam rim.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kelebihan rem U-Brake pada sepeda Anda meliputi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul><li>Rem U-Brake memberikan tenaga pengereman yang hebat. <\/li><\/ul>\n\n\n\n<ul><li>Rem U-Brake ringan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<ul><li>Rem U-Brake membantu meningkatkan kinerja aerodinamis sepeda secara keseluruhan. <\/li><\/ul>\n\n\n\n<ul><li>Pemasangan rem U-Brake memberi sepeda stabilitas yang lebih tinggi dan meningkatkan efisiensi pengereman secara keseluruhan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Kekurangan Rem U-Brake<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul><li>Mereka rentan tersumbat lumpur terutama pada sepeda lintas alam.<br><\/li><li>Mereka membuat proses melepas roda menjadi cukup rumit.<br><\/li><li>Rem U cukup sulit untuk disetel atau diservis karena tidak dapat diakses.<br><\/li><li>Saat pengendara mengerem lebih keras, bantalan menjadi aus dan secara signifikan mengurangi keunggulan mekanis rem.<br><\/li><li>Kancing yang dipasang tinggi meningkatkan kemungkinan bantalan rem mengenai pelek sepeda saat aus. Jika tidak dipantau dengan baik, pelek ini akan bergesekan dengan dinding samping ban.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3><a href=\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/jenis-jenis-rem-sepeda\/\">Baca Juga &#8212; Jenis-Jenis Rem Sepeda<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p><strong>Kesimpulan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Rem U dan rem V adalah bagian dari rem pelek berbeda yang digunakan pada sepeda. Rem U biasanya digunakan pada sepeda gaya bebas sedangkan rem V umum digunakan pada sepeda gunung. Kedua sistem rem ini memberikan tenaga pengereman yang baik pada sepeda dan cukup ringan. Namun, bantalan yang terdapat pada rem V dapat dengan mudah dan nyaman diganti, sedangkan bantalan pada rem U sulit untuk diganti karena lokasinya. <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/serbasepeda.com\/product-tag\/double-untung\"><img srcset='https:\/\/cdn.serbasepeda.com\/blogs\/2021\/02\/banner-gratis-ongkir-300x33.jpg 300w, https:\/\/cdn.serbasepeda.com\/blogs\/2021\/02\/banner-gratis-ongkir-768x85.jpg 768w, https:\/\/cdn.serbasepeda.com\/blogs\/2021\/02\/banner-gratis-ongkir-1024x114.jpg 1024w' sizes='(max-width: 1024px) 100vw, 1024px' loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"114\" src=\"https:\/\/cdn.serbasepeda.com\/blogs\/2021\/02\/banner-gratis-ongkir-1024x114.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-55081\"\/><\/a><\/figure><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebelumnya pernah kami bahas mengenai jenis-jenis rem sepeda nah kali ini kami akan membahas perbedaan rem sepeda V-Brake (rem V) dan U-Brake (rem U). Berikut ini kami berikan penjelasan terlebih dahulu mengenai pengertian dari kedua rem sepeda ini. Rem V-Brake Seperti dikutip laman Sepeda.me V Brake merupakan jenis rem varian dari jenis rem cantilever. Jika&#8230;  <a href=\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/perbedaan-rem-sepeda-v-brake-dan-u-brake\/\" title=\"Read Perbedaan Rem Sepeda V-Brake Dan U-Brake\">Read more&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":55225,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[253],"tags":[154],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v15.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"description\" content=\"perbedaan rem sepeda v-brake dan u-brake dan pengaruhnya pada sepeda kamu. jenis rem sepeda temtu berpengaruh pada kemampuan rem sepeda kamu\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/perbedaan-rem-sepeda-v-brake-dan-u-brake\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Rem Sepeda V-Brake Dan U-Brake - Serbasepeda Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"perbedaan rem sepeda v-brake dan u-brake dan pengaruhnya pada sepeda kamu. jenis rem sepeda temtu berpengaruh pada kemampuan rem sepeda kamu\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/perbedaan-rem-sepeda-v-brake-dan-u-brake\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Serbasepeda Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-03-08T03:29:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-03-31T07:26:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdn.serbasepeda.com\/blogs\/2021\/03\/rem-v-brake-vs-u-brakes.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1366\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"768\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 minutes\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/#website\",\"url\":\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/\",\"name\":\"Serbasepeda Blog\",\"description\":\"Blog Serbasepeda\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/perbedaan-rem-sepeda-v-brake-dan-u-brake\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/cdn.serbasepeda.com\/blogs\/2021\/03\/rem-v-brake-vs-u-brakes.jpg\",\"width\":1366,\"height\":768},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/perbedaan-rem-sepeda-v-brake-dan-u-brake\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/perbedaan-rem-sepeda-v-brake-dan-u-brake\/\",\"name\":\"Perbedaan Rem Sepeda V-Brake Dan U-Brake - Serbasepeda Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/perbedaan-rem-sepeda-v-brake-dan-u-brake\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-03-08T03:29:11+00:00\",\"dateModified\":\"2021-03-31T07:26:46+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/#\/schema\/person\/dbd62a48440f5d20190cdaa0c84cfbd3\"},\"description\":\"perbedaan rem sepeda v-brake dan u-brake dan pengaruhnya pada sepeda kamu. jenis rem sepeda temtu berpengaruh pada kemampuan rem sepeda kamu\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/perbedaan-rem-sepeda-v-brake-dan-u-brake\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/perbedaan-rem-sepeda-v-brake-dan-u-brake\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/perbedaan-rem-sepeda-v-brake-dan-u-brake\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/\",\"url\":\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/perbedaan-rem-sepeda-v-brake-dan-u-brake\/\",\"url\":\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/perbedaan-rem-sepeda-v-brake-dan-u-brake\/\",\"name\":\"Perbedaan Rem Sepeda V-Brake Dan U-Brake\"}}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/#\/schema\/person\/dbd62a48440f5d20190cdaa0c84cfbd3\",\"name\":\"Info Serbasepeda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0fffa3fe556df74dfa8a2243019bbc78?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Info Serbasepeda\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/serbasepeda.com\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55210"}],"collection":[{"href":"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=55210"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55210\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":55238,"href":"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55210\/revisions\/55238"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/media\/55225"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=55210"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=55210"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/serbasepeda.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=55210"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}