icon-bbm

|

Mengenal Kelas Groupset MTB Shimano

Tentunya bagi kita yang suka bersepeda sudah tidak asing mengengar istilah groupset. Tapi, apa itu groupset? Groupset sepeda adalah kumpulan komponen-kompenen sepeda yang dirancang untuk bekerja bersama untuk memberikan performa yang maksimal. Groupset biasanya terdiri dari komponen shifting, brake, dan penggerak sepeda, seperti: shifter, tuas rem, brake calipers, derailleurs, rantai, dan cassette.

Shimano, SRAM, dan Campagnolo adalah produsen utama dunia untuk groupset sepeda. Shimano adalah yang paling tua, dan paling banyak beredar di pasaran. Nampaknya Shimano membidik segmen pasar groupset mulai dari pengguna awam hingga atlit profesional. Hal ini dapat kita lihat dari banyaknya produk groupset buatan Shimano yang memiliki spesifikasi biasa hingga dirancang untuk profesional. Harga groupset Shimano juga beragam, mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah. Nah, pada artikel kali ini kita akan mencoba mengenal kelas groupset Shimano MTB.

1. Shimano Tourney

Pada kelas terbawah, ada Shimano Tourney. Groupset Shimano MTB ini didesain untuk penggunaan sehari -hari. Groupset jenis ini banyak dipasang pada sepeda -sepeda pemula. Groupset ini memiliki harga yang paling ekonomis, namun perlu diingat bahwa kualitas akan berbanding lurus dengan harga. Jadi tidak disarakan untuk menggunakan groupset ini pada perlombaan profesional.

2. Shimano Altus

Shimano Altus merupakan versi sedikit lebih baik dari Tourney. Secara spesifikasi dan harga juga tidak terlalu jauh berbeda dengan Tourney. Cocok untuk pemula yang gemar berekreasi dengan bersepeda. Shifter menggunakan 7 hingga 9 pilihan kecepatan. Altus berfungsi dengan baik dalam pengoperasian, tetapi tidak cukup kuat untuk penggunaan di medan offroad.

Seri Shimano Altus ke atas sudah menggunakan teknologi rapid fire plus, yaitu memiliki perpindahan gigi yang cepat dan mampu menurunkan tiga gigi sekaligus dalam satu kali shifting. Pada seri ini juga sudah dilengkapi dengan sistem shifting two-way release, yaitu tuas atas dapat ditarik maupun didorong.

3. Shimano Acera

Pada tempat ketiga ada Shimano Acera. Pada seri Acera ini, mulai terjadi perbedaan yang cukup terasa bila dibandingkan dengan dua kelas di bawahnya (Tourney dan Altus). Bahan yang dipergunakan sudah lebih bagus, serta desain yang sudah cukup baik. Oleh karena itu, Shimano Acera lazim dipasang pada sepeda gunung kelas menengah. Shimano Acera hampir berada satu level dengan Altus, namun lebih ringan dari Altus dengan 8-9 speed.

4. Shimano Alivio

Berikutnya adalah salah satu groupset terlaris buatan Shimano untuk kategori MTB. Ya, Shimano Alivio sering kita lihat terpasang pada sepeda MTB kelas menengah keatas. Bahkan tidak jarang dipasang mix dengan groupset tingkat di atasnya.

Tidak heran, karena dapat dikatakan bahwa Shimano ini menggunakan teknologi Shimano Deore (satu tingkat di atas Alivio). Sebut saja teknologi Hollow Tech II pada crank yang membuat bobot sepeda dapat berkurang cukup signifikan. Selain itu penggunaan bearing yang diameternya lebih besar membuat kayuhan menjadi lebih ringan.

5. Shimano Deore

Shimano Deore juga merupakan seri terlaris Shimano. Groupset seri ini banyak dipasangkan pada sepeda-sepada MTB kelas menengah ke atas. Bagi sebagian besar penghobi sepeda, groupset ini sudah cukup untuk menemani bersepeda dengan rute yang cukup sulit.

Yang membedakan Shimano Deore dengan Alivio adalah jumlah speednya. Shimano Alivio dibekali dengan kombinasi gigi 3 x 9 , atau 27 speed. Sedangkan untuk Shimano Deore sudah 3 x 10 atau 30 speed.  Sebaiknya tidak memasang RD deore 10 speed ke sprocket 9 speed. RD 10 speed tidak kompatibel dengan sprocket 9 speed. Tidak seperti RD 9 speed yang akan cocok jika dipasangkan dengan sprocket 8 speed dan juga sebaliknya.

6. Shimano Zee

Shimano Zee merupakan Groupset yang didesain untuk sepeda downhill . Oleh karena itu, seri ini memiliki 1 gear pada bagian crank. Kekuatannya juga didesain dengan baik sehingga dapat digunakan secara extrim pada sepeda downhill. Groupset Shimano Zee ini memiliki RD dengan cage yang pendek / short cage.

7. Shimano SLX

Groupset Shimano SLX mengawali jajaran kelas high end groupset Shimano untuk kategori MTB. Shimano SLX memiliki desain yang berbeda (RD nya) dari kelas-kelas di bawahnya. Shimano SLX ini sudah dirancang memiliki daya tahan yang baik terhadap rute pegunungan. Selain itu, groupset MTB ini juga memiliki tingkat presisi pada saat memindah gigi yang baik. Groupset ini banyak dipasang pada sepeda kelas atas.

8. Shimano XT

Shimano XT merupakan groupset high end buatan Shimano. Groupset ini didesain untuk para profesional. Jadi tentu saja daya tahan yang baik mutlak menjadi syarat, oleh karena itu groupset MTB ini dibuat dengan bahan pilihan dan perlakuan tertentu. Shimano XT juga memiliki durability yang tinggi dengan bobot yang ringan.Selain daya tahan yang baik, groupset ini memiliki tingkat presisi yang tinggi. Kepresisian saat memindah gigi tentunya sangat dibutuhkan oleh para atlet.

9. Shimano Saint

Seperti halnya Shimano Zee, seri Saint ini juga diperuntukkan bagi sepeda downhill. Oleh karena itu, durability dan juga akurasi shifting menjadi prioritas pada groupset ini. Untuk spesifikasinya juga tidak jauh berbeda dengan seri Zee. Namun tentu saja seri ini merupakan versi expertnya Zee. Jadi bahan, berat dan juga performanya dirancang lebih baik jika dibandingkan dengan Shimano Zee.

10. Shimano XTR

Shimano XTR merupakan groupset MTB terbaik buatan Shimano. Groupset ini merupakan versi lebih bagus dari Shimano XT. Dibandingkan XT, XTR memiliki durabilitas yang lebih baik dan bobot yang lebih ringan. Namun, tentu saja harga yang lebih mahal.

Shimano DI-2 berteknologi canggih

Untuk menjamin ketepatan perpindahan gigi, Shimano membuat groupset versi elektronik atau disebut dengan Di-2.Sistem Di-2 adalah serangkaian komponen elektronik berteknologi canggih yang dirancang untuk memberikan Anda drivetrain yang mulus, cepat, dan hampir tanpa gesekan. Pada versi elektronik ini, perpindahan gigi dilakukan dengan instruksi digital dari shifter yang diterjemahkan secara presisi oleh motor pada RD maupun FD. Oleh karena itu kemungkinan miss shifting dapat ditekan seminimal mungkin. Pada seri MTB, teknologi Di-2 hanya ada di groupset Shimano XT dan XTR.

(Shimano Deore XT Di2)

(Shimano XTR Di2)

Itulah urutan kelas groupset MTB buatan Shimano dari yang terendah hingga yang tertinggi. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita terutama dalam dunia persepedaan.

Sumber : https://www.gowespedia.com/

Artikel Terkait