13 Dec 2021 / Product Knowledge

jenis fork pada sepeda!

Dikesempatan kali ini, kami mau membagikan sedikit informasi dan pengetahuan mengenai bagian sepeda nih! yaitu jenis-jenis fork pada sepeda! Sebelum masuk ke pembahasan yang lebih detail, kamu harus tau terlebih dulu pengertian dari fork itu sendiri.

Fork atau kalau kita terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, fork artinya adalah garpu.

Menurut Wikipedia, Fork / garpu sepeda adalah bagian dari sepeda yang memegang roda depan,

garpu sepeda biasanya terdiri dari dua bilah yang disatukan oleh mahkota garpu

Di atas mahkota, terdapat sebuah tabung kemudi yang menempelkan garpu sepeda dengan handlebar, sehingga memungkinkan pengendara untuk mengemudikan sepeda saat berbelok ataupun lurus.

 

 

Fork / garpu sepeda ini umumnya dibagi menjadi 2 jenis. Yaitu fork rigid tanpa suspensi dan fork suspensi.

Apa bedanya ? berikut kami jabarkan ya.

Fork Rigid

Fork rigid adalah fork sepeda yang tidak mempunyai pegas atau suspensi.

  • Fork Rigid memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Bobotnya lebih ringan, karena bisa kita lihat disini, secara tampilan fork Rigid lebih sederhana dibanding fork bersuspensi ya
  2. Lebih lincah untuk bermanuver karena bobotnya yang ringan.
  3. Bagus untuk lintasan menanjak dan sprint, karena tidak menggunakan suspensi, maka sepeda tidak akan bobing atau mantul-mantul pada saat sepeda sedang menanjak / sprint dijalan datar.
  4. Lebih simple.
  5. Lebih mudah dalam perawatannya. Karena tidak memiliki banyak fitur, maka akan lebih mudah dan murah dalam perawatannya nih SobatSS.

Untuk kalian yang butuh fork Rigid, bisa cek di sini ya.

Fork Suspensi

fork suspensi adalah fork yang memiliki pegas atau suspensi.

Fork Suspensi

Fork Suspensi

  • Fork suspensi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Garpu yang mempunyai pegas / suspensi.
  2. Memiliki 2 jenis sistem suspensi.
  3. Memiliki jarak travel / stanchion yang berbeda.
  4. Memiliki beberapa fitur seperti Preload, Rebound, Lockout, dan Compression.
  5. Memiliki bobot yang lebih berat dibanding fork rigid.

 

 

 


Fork suspensi dibagi menjadi 2 jenis yaitu dengan sistem coil / per, dan sistem air / angin
.

  • Fork dengan sistem coil / per memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

 

  1. Menggunakan per untuk sistem suspensinya.
  2. Harganya cenderung lebih murah.
  3. Bobotnya lebih berat dibanding fork dengan sistem angin.
  4. Perawatannya lebih mudah dibanding fork dengan sistem angin.

Kalau tadi kita sudah tau ciri-ciri dari fork dengan sistem coil, sekarang kita bahas ciri-ciri dari fork dengan sistem angin ya..

 

 

 

 

 

 

 

Ciri-ciri fork dengan sistem angin :

  1. Menggunakan angin untuk sistem suspensinya.
  2. Harga cenderung lebih mahal.
  3. Bobotnya lebih ringan dibanding fork dengan sistem coil / per.
  4. Karena menggunakan sistem yang spesial, maka fork bersuspensi angin akan membutuhkan perawatan yang spesial juga.
  5. Tekanan angin disesuaikan berat badan penggunanya. Untuk mengatur tekanan angin pada fork, akan kami buatkan video khusus ya SobatSS, yang setuju bisa komen di bawah ya.

itu dia tadi jenis-jenis fork pada sepeda, untuk fitur-fitur yang terdapat pada fork bersuspensi akan kami jabarkan di artikel berikutnya ya! semoga penjelasan ini bermanfaat bagi SobatSS.